Wisata Pantai Selatan Laut Timor (Sepintas Konsep dan Terobosan)

Oleh: Gidelfridus Baurae

Kabupaten Malaka memiliki beberapa lokasi pantai di bagian selatan Laut Timor yang indah. Lokasi pantai yang indah menjadi perhatian dan tempat wisata saat ini.

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malaka terus berupaya untuk menata lokasi-lokasi pantai itu untuk menjadi destinasi wisata demi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

Pariwisata sebagai proses menata destinasi wisata bukanlah hal muda untuk dilakukan. Ada tantangan dan peluang dalam menata lokasi pantai untuk menjadi tempat wisata.

Beberapa tantangan penataan lokasi pantai menjadi tempat wisata di antaranya keterbatasan anggaran, sumber daya, perilaku masyarakat dan dukungan pihak lain.

Selain tantangan, ada juga peluang dan kemampuan yang memungkinkan penataan lokasi wisata akan berhasil yakni kekayaan alam dan keindahan lokasi pantai, infrastruktur jalan yang terjangkau dan partisipasi masyarakat.

Jika tantangan dan peluang dikelola secara baik, maka pengembangan pariwisata lokasi pantai akan lebih maksimal. Kondisi ini tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar lokasi pantai yang sudah menjadi tempat wisata didatangi banyak pengunjung. Namun, beberapa lokasi pantai lainnya kurang begitu diminati pengunjung karena belum ditata lebih baik.

Baca Juga  Kenang Ditinggal Ibunda, Bupati Lay: “Surga Benar Ada di Telapak Kaki Ibu”

Pengembangan pariwisata bertujuan mendatangkan wisatawan baik domestik maupun mancanegara sebanyak mungkin. Karena itu, perlu dipikirkan model konsep pariwisata yang dapat menyedot perhatian dan konsep pariwisata yang mendongkrak intensitas kunjungan wisatawan.

Hemat kami, pantai selatan Laut Timor memiliki peluang untuk pengembangan pariwisata dengan konsep wisata olahraga, sport tourism. Wisata olahraga yang bisa dikembangkan di pantai selatan Laut Timor yakni balap sepeda. Konsep ini bisa diperkenalkan dengan sebutan International Tour de Masin Lulik dan Pantai Selatan Surfing International Competition. Dua kegiatan ini akan menyedot perhatian wisatawan untuk datang dan bertanding. Penyelenggaraan dua kegiatan ini bisa dijadikan agenda tahunan dan menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Malaka.

Mengapa? Pariwisata Kabupaten Malaka tidak kalah dengan daerah-daerah lain di Provinsi NTT seperti Kabupaten Ende yang memiliki Danau Kelimutu, Komodo di Labuan Bajo, Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, Nihiwatu di Kabupaten Sumba Barat, Pulau Pura di Kabupaten Alor, Padang Sabana Fulan Fehan di Kabupaten Belu.

Baca Juga  Taruhan-Taruhan Politik

Kabupaten Malaka memiliki beberapa pantai yang indah karena alami dan ditumbuhi cemara dengan ombak yang deras ketika memasuki bulan-bulan tertentu. Pantai-pantai itu seperti Pantai Raihenek, Loodik dan wisata alam pesisir Masin Lulik di Kecamatan Kobalima, Motadikin di Kecamatan Malaka Tengah, Abudenok di Kecamatan Malaka Barat dan Taberek di Kecamatan Wewiku.

Selain keindahan pantai, ada juga aneka ragam seni budaya dan tradisi adat seperti tarian Bidu dan Likurai yang menggunakan Tihar. Bei Mau dan Hamis Batar sebagai ritual dan tradisi panen jagung yang diselenggarakan setiap tahun pada bulan Maret. Tradisi dan seni budaya tersebut merupakan ragam pariwisata yang potensial dan menarik wisatawan ketika diselenggarakannya International Tour de Masin Lulik dan Pantai Selatan Surfing International Competition.

Baca Juga  Tangisan Maria Dari Ketinggian Teluk Gurita

Pengembangan pariwisata di Kabupaten Malaka perlu dilakukan secara terencana dan spesifik agar meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Pemerintah Kabupaten Malaka hendaknya memberi perhatian terhadap pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor alternatif dalam meningkatkan kehidupan masyarakat dan kemajuan daerah.

Meskipun anggaran promosi wisata masih minim, akan tetapi kita tetap merasa optimis karena pantai selatan Laut Timor yang indah dan mengagumkan, sejarah dan budaya yang mempesona.

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu perlu melakukan terobosan dalam pengembangan pariwisata yang melibatkan investasi pihak lain dan promosi pariwisata melalui media-media sosial.

Dengan demikian, destinasi-destinasi wisata pantai yang indah di Kabupaten Malaka akan semakin dikenal dan diminati wisatawan. ***

53

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: