Warga Belu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa, Polisi: Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Seorang wanita paruh baya yang diketahui bernama Agustina Da Silva Bere (49), warga RT 01/RW 01 Dusun Bautasik, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu ditemukan sudah tak bernyawa, Sabtu (23/05/2020).

Jenazah Agustina ditemukan terapung di sungai Bia Illi Bere di wilayah tersebut sekira pukul 07.30 Wita pagi.

Kapolres Belu, AKBP Cliffry S. Lapian melalui Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar yang dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat sosok perempuan tersebut.

“Iya, ada penemuan mayat di sungai. Ditemukan tenggelam,” kata Kasat Siregar melalui pesan WhatsAppnya, Sabtu (23/05/2020) malam.

Jenazah korban jelas Kasat Siregar sudah dilakukan pemeriksaan di RSUD MGR. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Hasil pemeriksaan kata Kasat Reskrim tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Pihaknya juga tambah Kasat Siregar belum dapat memastikan penyebab meninggalnya korban.

“Dari pemeriksaan di rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Riwayatnya punya penyakit, namun sebab-sebabnya hingga ditemukan meninggal belum dapat dipastikan,” pungkasnya.

Baca Juga  Diduga Kalah Judi, Kades Nanaet Hajar Warga Sampai Babak Belur

Diberikatan sebelumnya, seorang wanita paruh baya yang diketahui bernama Agustina Da Silva Bere (49), warga RT 01/RW 01 Dusun Bautasik, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu ditemukan sudah tak bernyawa, Sabtu (23/05/2020).

Jenazah Agustina ditemukan terapung di sungai Bia Illi Bere di wilayah tersebut sekira pukul 07.30 Wita pagi.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, jenazah wanita paruh baya itu ditemukan pertama kali oleh Babinsa Kabuna, Serda Jose Mali saat bersama warga melakukan pencarian di tepi sungai Bia Illi Bere.

Saat itu, Babinsa dan warga melihat ada sebuah benda yang terapung di atas sungai dan setelah di cek secara dekat ternyata jenazah Agustina.

Selanjutnya dilaporkan pihak Kepolisian Resort (Polres) Belu dan tim identifikasi Polres Belu langsung tiba di lokasi kejadian.

Baca Juga  Esok, LPMTI dan Kodim Belu Gelar Seminar Keutuhan NKRI

Jenazah Agustina langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD MGR. Gabriel Mamek, SVD Atambua untuk dilakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi lain yang diperoleh sebelumnya dari adik kandung korban, Margareta Abu dan keponakan korban, Melkianus Asu bahwa pada Jumat (22/05/2020) sekira pukul 11.30 wita, korban keluar dari rumah mengenakan baju kaos warna hitam dan sarung kain tenun warna biru tua bergaris merah marun.

Hingga pada pukul 15.00 wita, korban belum pulang ke rumah. Karena belum pulang, maka pihak keluarga berupaya untuk mencari hingga pada pukul 18.00 wita.

Pencarian dilakukan di sepanjang pinggir sungai Bia Ili Bere, namun tidak berhasil menemukan korban.

Saat pencarian, pihak keluarga sekitar 7 orang mencoba untuk mencari kedalam sungai Bia Ili Bere dengan cara menyelam ke dalam air sungai tersebut.

Pada saat itu, keponakan korban, Melkynuas Asu menemukan kain milik korban di dalam air serta pihak kelurga lainnya juga menemukan sepasang sendal milik korban kurang lebih 200 meter dari tempat ditemukan kain korban. Namun korban masih tetap belum ditemukan.

Baca Juga  Kabar Duka, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu Mendadak Meninggal

Selanjutnya pihak keluarga terus melakukan pencarian hingga pukul 20.00 wita. Namun karena masih tetap tidak menemukan korban juga karena alasan cuaca serta kondisi air keruh dan dalam, pihak keluarga tidak melanjutkan pencarian dan pihak keluargapun melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Babinpol dan Babinsa.

Selanjutnya, pihak keluarga bersama warga dan pihak aparat dalam hal ini Babinpol dan Babinsa baru melakukan pencarian terhadap korban pada hari ini, Sabtu (23/05/2020) pagi dan berhasil menemukan korban namun sudah tak bernyawa.

[A-01/Gin]

13

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: