Update Covid-19 di Belu, ODP Tersisa 2 Orang dan OTG Tetap 23 Orang

Update Covid-19 di Belu, ODP Tersisa 2 Orang dan OTG Tetap 23 Orang

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Update data monitoring Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Senin, (25/05/2020) pukul 15:00 wita jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 74 orang, berkurang 72 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 2 orang.

Sedangkan, Orang Tanpa Gejala (OTG) masih sebanyak 23 orang yang tersebar di Kecamatan Tasifeto Timur (1 orang), Kecamatan Kota Atambua (7 orang), Kecamatan Atambua Barat (7 orang) dan Kecamatan Atambua Selatan (8 orang).

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 nihil.

Sementara, jumlah total Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 1.836 orang berkurang sebesar 1.656 orang sehingga tersisa 180 orang Pelaku Perjalanan Beresiko dalam pantauan.

Baca Juga  ODP di Belu Berkurang Menjadi 37, Selesai Karantina 18 Orang

Demikian Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu yang juga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu, Cristoforus M. Loe Mau dalam rilis yang diterima media ini, Minggu (25/05/2020) sore.

Menurutnya, walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri dirumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun dan jika beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker.

Baca Juga  PT Naviri PHK Puluhan Karyawan, DPRD Belu Geram

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 diimbau agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama.

Sebagai informasi, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker.

Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama.

Baca Juga  Resmikan BCA, Hendrik: Perputaran Ekonomi Belu Terbaik di NTT

Disampaikan juga, untuk mengatasi dampak Covid-19 Pemerintah menyalurkan beberapa bantuan yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Perluasan Program Sembako, Jaring Pengaman Sosial (JPS) & Dampak Ekonomi dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Pastikan seluruh warga yang berhak menerima bantuan ini. Apabila ada keluhan silahkan menghubungi/SMS/WhatsApp Call Center 082112034821 & 082247307400 (Sertai Nama, No. KTP dan Alamat Lengkap).

[A-01/Gin]

103

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: