Turun Drastis, ODP di Belu Tinggal 9 Orang

Turun Drastis, ODP di Belu Tinggal 9 Orang

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Belu terus berkurang bahkan turun drastis dari hari ke hari.

Perhari ini, Senin (27/04/2020) hingga pukul 14.00 wita, dari sebanyak 68 orang, berkurang 59 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 9 orang.

Sementara jumlah Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak juga berkurang 14 menjadi 411 orang dari jumlah kemarin sebanyak 425 orang.

Sedangkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Baca Juga  Sosok Sekda Belu Defenitif Rekomendasi Bupati Lay

Demikian Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu yang juga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu, Cristoforus M. Loe Mau dalam rilis yang diterima media ini, Senin (27/04/2020).

Menurut Cristoforus, walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Baca Juga  Mantan Kades Nanaet Dilaporkan Warga ke Jaksa dan DPRD Belu

Selain itu kata Cristoforus, masyarakat harus berdiam diri dirumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 diimbau agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama.

Baca Juga  DPRD Belu Desak Polisi Proses Hukum Anak Boss Timor Permai yang Diduga Aniaya ODGJ

Sebagai informasi, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker.

Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

[A-01/Gin]

50

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: