Tahun 2020, Pemda Belu Anggarkan Dana Landscape Patung Bunda Maria

Tahun 2020, Pemda Belu Anggarkan Dana Landscape Patung Bunda Maria

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Pemerintah Daerah (Pemda) Belu telah mengganggarkan dana untuk proyek lanjutan pembangunan landscape Patung Bunda Maria di teluk Gurita, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, NTT.

Bupati Belu Willybrodus Lay mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat persetujuan dari DPRD terkait nilai anggaran pembangunan landscape PBMPBM pada tahun anggaran 2020 mendatang.

“Kami telah mendapat persetujuan DPRD untuk lanjutan pembangunan landscape PBMPSB dianggarkan pada tahun ini dengan besaran nilai Rp 9 milyar,” ungkap Bupati Lay kepada wartawan, Senin (13/01/2020).

Pembangunan fisik Patung Bunda Pelindung Segala Bangsa itu sendiri lanjut Bupati Lay, nilai anggarannya sebesar Rp 16 milyar dan pekerjaan fisik patung tersebut telah selesai.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Bupati Lay: Wartawan Lengkapi APN dan Warga Tak Cipika-Cipiki

“Pekerjaan fisik patung telah selesai, dan tahun ini kami telah menganggarkan pembangunan landscape dan rencananya dalam tahun ini segera dilaksanakan,” ujar Bupati Lay.

Ditanya terkait dengan pengelolaan tempat ziarah rohani tersebut, Bupati Lay mengemukakan pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Keuskupan untuk mengatur sepenuhnya.

“Apabila pembangunan Patung Bunda Maria beserta landscape telah selesai, maka pemerintah akan menyerahkan kepada keuskupan melalui para biarawan dan biarawati yang mengerti dan mampu mengelolanya sehingga kawasan patung menjadi terawat dan terjaga serta menjadi aset wisata religi Kabupaten Belu,” kata Bupati Lay.

Lebih lanjut Bupati Lay menerangkan, terkait pengelolaan lokasi patung tersebut, pemerintah bersama keuskupan akan mengelolanya pada tahun pertama, dan untuk selanjutnya setelah mandiri maka pengelolaan akan sepenuhnya menjadi tanggungjawab keuskupan.

Baca Juga  Penyerapan Anggaran OPD Belu Tahun 2019 Dievaluasi, Dinas PUPR 99 Persen

“Dalam pengelolaan patung pada tahun pertama dilakukan pemerintah bersama keuskupan namun pada tahun berikutnya setelah mandiri barulah menjadi tanggungjawab penuh dari keuskupan,” ucap Bupati Lay.

Kesempatan itu Bupati Lay meminta kepada masyarakat setempat agar bersama-sama menjaga lokasi Patung Bunda Maria agar tetap bersih dan bebas dari sampah plastik serta memanfaatkan peluang ekonomi dari kunjungan para peziarah.

“Kedepannya lokasi PBMPSB akan sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah dari berbagai tempat, maka saya minta kepada masyarakat setempat selalu menjaga lokasi sekitar patung tetap bersih dan bebas sampah plastik serta masyarakat juga dapat memanfaatkan peluang ekonomi dengan menjual berbagai jajanan dan aksesoris yang mampu menarik kunjungan serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” pinta Bupati Lay.

Baca Juga  Aklamasi dan Kembali Pimpin Golkar Belu, Epy Nahak: Ini Amanah

Sekedar informasi, oasca penyelesaian pembangunan fisik Patung Bunda Maria Pelindung Segala Bangsa (PBMPSB) yang berlokasi di Teluk Gurita, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu terus mendapat kunjungan dari segenap peziarah baik dari dalam Kota Atambua maupun luar kota.

[A-01/Gin-Adv]

73

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: