Sosok Sekda Belu Defenitif Rekomendasi Bupati Lay

Sosok Sekda Belu Defenitif Rekomendasi Bupati Lay

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Belu tengah lowong pasca masa pengabdian Petrus Bere sebagai Aparatur Sipil Negara-ASN berakhir (Pensiun) dan masa jabatan sebagai Sekda berakhir Desember 2019 lalu.

Saat ini, Jabatan Sekda Belu diisi Kepala BPKAD Belu, Marsel Mau Meta sebagai Pelaksana Harian (Plh).

Marsel Mau Meta dilantik sebagai Plh. Sekda Belu oleh Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan, Selasa (31/12/2019).

Berdasarkan regulasi, masa jabatan Plh Sekda hanya untuk lima hari dan selanjutnya ditunjuk Penjabat (Pj) selama tiga bulan hingga penetapan Sekda defenitif.

Bupati Belu, Willybrodus Lay ketika dikonfirmasi terkait jabatan Sekda baik Pj maupun Sekda Defenitif mengatakan, selaku Bupati ia telah mengajukan nama Pj Sekda Belu ke Gubernur NTT.

Baca Juga  Belu Zona Hijau, Ini Ungkapan Hati Bupati Lay dan Pesan untuk Tenaga Medis

Nama Pj yang diajukan menurut Bupati Lay hanya satu orang yakni Marsel Mau Meta yang saat ini menjabat Plh Sekda Belu.

Bupati Lay mengaku, pengajuan nama Marsel Mau Meta sebagai Pj Sekda itu sudah disetujui oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Untuk Plt (Pj-red) Sekda saya sudah usul satu nama, Pak Marsel Mau Meta ke Gubernur dan disetujui untuk menjabat Plt (Pj) Sekda,” ungkap Bupati Lay kepada wartawan usai memimpin rapat evaluasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan penyerapan anggaran tahun 2019 di aula lantai I kantor Bupati Belu, Rabu (15/01/2020).

Sementara untuk jabatan defenitif Sekda Belu jelas Bupati, pihaknya sudah melaporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga  Bupati Lay Ajak Warga Sukseskan Sensus Penduduk Online

Selanjutnya, pihak BKN akan memproses sesuai dengan regulasi dan mekanisme yang ada.

“Sekda defenitif itu sementara dalam proses, kita usulkan ke BKN, ya kalau tidak salah yang melakukan fit and proper test dari BKN. Kita menyampaikan ke BKN bahwa di Belu Sekda lagi kosong, nanti BKN yang proses semua melalui lelang, jadi semua boleh ikut,” terang Bupati.

Dari proses di BKN nanti tambah Bupati Lay akan menghasil tiga nama kemudian akan direkomendasikan ke Gubernur lalu Gubernur yang menentukan.

Ditanya selaku Kepala Daerah (Bupati), siapa sosok Sekda yang direkomendasi untuk menjabat Sekda defenitif, Bupati mengaku, sosok yang tepat untuk menjabat Sekda Belu harus memahami budaya belu dan mampu membangun kerjasama dengan semua pihak.

Baca Juga  Marsel Mau Meta Jabat PLH Sekda Belu, Sertijab Disaksikan Wabup

“Kalau rekomendasi dari saya jelas, dari saya orang yang mengerti budaya belu dan bisa bekerjasama dengan semua. Kenapa harus mengerti budaya belu, karena kita juga harus mengurus masyarakat adat. Mengerti budaya bukan saja orang asli belu, kalau dari tempat lain tapi bisa mengerti budaya belu saya kira bisa,” jawab Bupati Lay.

[A-01/Gin]

150

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: