Satu Lagi Pasien Anak di RSUD Atambua Meninggal

Atambua, Gerbangindonews. Com – Satu lagi pasien anak yang tengah dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Kabupaten Belu, NTT, Perbatasan RI-Timor Leste meninggal dunia.

Pasien anak yang diketahui berinisial A (9) asal Dusun Haliulun, Kelurahan Fatubenao itu meninggal pada Rabu (25/03/2020) sore.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Sipri Mali yang dikonfirmasi membenarkan pasien anak yang meninggal di RSUD Atambua tersebut.

Baca Juga  Guru Teko Ancam Duduki Kantor Dinas P dan K Belu

“Mohon maaf ya, setelah saya cek berdasarkan DX dokter spesialis anak, anak yang meninggal itu karena syok septik,” ungkap Kabid Sipri melalui pesan WhatsAppnya, Kamis (26/03/2020) pagi.

Pasien anak yang meninggal jelas Sipri bukan karena Demam Berdarah Dengue (DBD), tetapi Syok Septik atau sepsis merupakan penurunan tekanan darah secara drastis yang menyebabkan peradangan tubuh secara menyeluruh. Peradangan tersebut dipicu sumber infeksi yang bisa terjadi pada saluran pencernaan, pernafasan, hingga otak, dan sangat berisiko menyebabkan kematian.

Baca Juga  RSUP Betun Jadi Rujukan Covid-19, Bupati SBS: Kita Siap

“Iya bukan DBD, syoc yang di sebabkan oleh infeksi di seluruh jaringan. Menyebabkan karena kegagalan organ,” katanya.

Sipri menambahkan, pasien anak yang meninggal tersebut meninggal sore hari di RSUD Atambua setelah paginya di rujuk dari Rumah Sakit Sito Husada Atambua untuk dirawat.

Baca Juga  Tahun 2020, Pemda Belu Anggarkan Dana Landscape Patung Bunda Maria

[A-01/Gin]

29

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: