Respon Kapolres Belu dan Tokoh Agama Terkait Undangan Judi Sabung Ayam Jelang Natal

Respon Kapolres Belu dan Tokoh Agama Terkait Undangan Judi Sabung Ayam Jelang Natal

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Kapolres Belu, AKBP Cliffry S. Lapian merespon informasi adanya praktek judi sabung ayam yang masih merajalela menjelang Natal 25 Desember 2019 di Kabupaten Belu.

Selain itu, Kapolres Cliffry juga merespon informasi adanya undangan sabung ayam di Lingkungan Kotaren, Fatubenao A persis di Kuburan Cina dan belakang Gua Patung Bunda Maria yang akan berlangsung siang hingga petang ini.

Kepada gerbangindonews.com, Kapolres Cliffry menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti adanya informasi tersebut.

“Terima kasih infonya, kami akan tindak lanjuti,” tandas Kapolres Cliffry melalui pesan WhatsAppnya, Sabtu (21/12/2019).

Terpisah, Tokoh Agama Katholik yang juga Pastor Paroki Stella Maria Atapupu, Rm. Yoris S. Giri, Pr menegaskan, salah satu penyakit sosial di Kabupaten Belu adalah judi.

Baca Juga  ODP di Belu Berkurang, 4 Selesai Masa Karantina

Menurut Rm. Yoris, praktek judi ini terus berlangsung di Belu karena semua pihak terlibat mulai dari masyarakat termasuk yang berpangkat (aparat).

“Kenapa tidak pernah selesai, karena semua ada di dalamnya. Kaya, miskin, berpangkat, rakyat jelata semua ada di dalamnya. Seolah-olah diberantas tapi tidak,” tandas Rm. Yoris.

Maraknya judi di Belu jika ingin diberantas, pilihanya cuma dua dan butuh komitmen dari Pemerintah dan aparat keamanan.

“Pemerintah dan aparat serius dan komit no problem. Tapi hangat-hangat tai ayam yaaaaa beginilah ada undangan judi. Setelah itu undangan untuk kubur yang kalah atau menang,” pungkasnya.

Baca Juga  Natal 2019, Ribuan Orang Kunjungi Patung Bunda Maria di Gurita

Diberitakan sebelumnya, Judi sabung ayam di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Perbatasan RI-Timor Leste makin merajalela.

Judi sabung ayam ini berlangsung setiap sore dan lokasinya berada di halaman perumahan warga yang dibuat kandang atau pagar layaknya ring tinju.

Salah satu lokasi judi sabung ayam di Kabupaten Belu adalah di Lingkungan Kotaren, Fatubenao A persis di Kuburan Cina dan belakang Gua Patung Bunda Maria.

Tidak saja berlangsung setiap hari, menjelang Natal 25 Desember 2019 di Kabupaten Belu yang adalah Kota Beriman itu pun judi sabung ayam ini terus berlangsung.

Baca Juga  Giat APP 2019, Warga Belajar SMA Plus Weleun Tanam Kelor

Bahkan beredar informasi, ada undangan siang ini, Sabtu (21/12/2019) hingga petang akan berlangsung judi sabung ayam itu di tempat atau wilayah tersebut (Fatubenao) dengan mengundang para pemain dari luar daerah.

Padahal, pihak Kepolisian Resort (Polres) Belu baru selesai menggelar operasi Cipta Kondisi dengan melaksanakan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dua hari lalu, namun judi sabung ayam ini tidak terdeteksi.

[A-01/Gin]

134

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: