Presiden Jokowi Tanam Maek Bako, Bupati Lay: Motivasi untuk Masyarakat Belu

Presiden Jokowi Tanam Maek Bako, Bupati Lay: Motivasi untuk Masyarakat Belu

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Bupati Belu, Willybrodus Lay meminta masyarakat khususnya petani Kabupaten Belu untuk tetap semangat membudidaya porang (Maek Bako) di lahan masing-masing.

Pasalnya, selain tanaman lainnya, Maek Bako adalah tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan akan sangat bermanfaat secara ekonomi bagi masa depan petani nantinya.

“Kalau bisa masyarakat tetap budidaya porang (Maek Bako) ini karena sangat membantu secara ekonomi,” kata Bupati Lay ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (04/02/2020) malam.

Ditanya Presiden Republik Indonesia saat ini, Ir. Joko Widodo juga menanam Maek Bako, Bupati Lay mengatakan bahwa mungkin saja ada manfaatnya dan lebih dari itu dapat memotivasi masyarakat petani di Belu untuk membudidaya Maek Bako.

Baca Juga  Baru Dikerjakan, Jembatan Rafae-Belu Telan Anggaran Ratusan Juta Ambruk

“Pasti hasilnya bagus sehingga Bapak Presiden mau tanam. Ini juga sebagai contoh yang bisa memotivasi masyarakat kita untuk budidaya Maek Bako,” imbuh Bupati.

Dilansir dari sejumlah media nasional di tanah air belum lama ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanam akar wangi atau vetiver di hulu Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah.

Baca Juga  Natal, Bupati Lay: Damai Dari Hati Untuk Sesama

Selain vetiver, Jokowi juga menanam porang di area pinggir Daerah Aliran Sungai (DAS) Keduang, yang bermuara di Waduk Gajah Mungkur wilayah tersebut.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay dan Wakil Bupati JT Ose Luan memiliki salah satu program unggulan dibidang pertanian yakni budidaya Maek Bako.

Saat ini, animo masyarakat petani di wilayah tersebut sangat tinggi dan hampir semua lahan ditanami Maek Bako setelah program budidaya Maek Bako mulai digulirkan sejak tahun 2017 melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu.

Baca Juga  Pemkab Belu Hibahkan Tanah untuk TPU

Para petani mengaku berhasil membudidaya Maek Bako karena nampak tanaman tersebut tumbuh subur dan ada petani bahkan sudah panen dan lainnya sebentar lagi akan memanen.

Hasil panen Maek Bako itu langsung dijual ke Gajah Mada dengan harga Rp. 65.000 perkilo gram.

[A-01/Gin]

53

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: