Pilkada 2020: Bawaslu Belu Rekrut Panwascam

TAMBUA, Gerbangindonews. Com – Jelang Pilkada Belu 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu mulai merekrut Panitia Pengawasan Pemilihan Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Belu.

Perekrutan calon Panwascam dilakukan sejak 27 November hingga 3 Desember lalu.

“Kami sedang dalam proses perekrutan Panwascam. Proses ini dimulai sejak 27 November sampai 3 Desember itu mulai dengan pengumuman, pendaftaran atau penyerahan dan penerimaan lamaran (berkas),” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Parera didampingi dua Komisioner lainnya, Agustinus Bau dan Maria Gizela Lumis kepada wartawan di Kantor Bawaslu Belu, Kamis (12/12/2020) sore.

Dikatakannya, setelah penerimaan berkas, pihaknya melakukan verifikasi dan menemukan beberapa orang pelamar (calon) yang masih dibawah umur dan mantan Caleg Pileg lalu.

Baca Juga  Desinfeksi Covid-19, Agus Taolin: untuk Kemanusiaan dan Bantu Pemda Belu

“Hasil seleksi administrasi kami sudah umumkan 10 Desember lalu. Dari seluruh proses itu terdapat 172 orang yang lolos seleksi admitistrasi dari 178 orang yang mendaftar,” kata Andre begitu akrab dikenal.

Berdasarkan juknis, lanjut Andre mengemukan, calon Panwascam ini akan mengitu tes online pada 13-14 Desember dengan sistem Sokrates atau metode dengan menggunakan aplikasi sokrates yang akan berlangsung di lab komputer SMK N 1 Atambua.

“Mekanismenya akan kita bagi dalam sembilan sesi, 20 orang satu sesi. Jadi hari pertama enam sesi, hari kedua tiga sesi,” imbuhnya.

Baca Juga  Sahabat Jilid II dan AT-AHS Paparkan Visi Misi di PPP

Selanjutnya jelas Andre, para calon Panwascam akan memgikuti tes wawancara yang juga dimulai pada 13 hingga 16 Desember.

“Wawancara juga kalau aturan lalu, setelah melakukan tes online maka kita akan memdapatkan enam besar perKecamatan. Nah enam orang ini yang akan diwawancara, tetapi sekarang semua peserta yang mengikuti tes online akan diwawancarai semuanya,” terang Andre.

Ditanya terkait materi dan tes nanti, Andre menuturkan materi pertama calon Panwascam menyampaikan visi misi, pengetahuan tentang kepemiluan, pengetahuan tentang pengawasan dan materi tentang muatan lokal (informasi lokal) atau perkembangan isu politik lokal.

Sementara tambah Andre terkait penilaian yaitu berdasarkan juknis yang ada, pihaknya akan menilai berdasarkan bobot hasil tes online 30% dan wawancara 70%.

Baca Juga  Maek Bako: Pengakuan Poktan dari Tak Terima hingga Terima Bibit Rusak, Polisi Serius Dalami

Dirinya berharap, masyarakat Kabupaten Belu dapat berpartisipasi dalam memantau dan memberikan masukan apakah dalam proses perekrutan dan penerimaan Anggota Panwascam yang tengah dilakukan pihaknya, sudah memenuhi kriteria atau belum.

“Sehingga Anggota Panwascam yang direkrut, benar-benar independent, berintegritas dan dapat menjalankan tugas pengawasan untuk mewujudkan Pemilu yang adil, berkualitas dan bermartabat,” pintanya.

[gin-mp]

48

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: