Pemkab Kupang Studi Banding di Belu, Jap: Pariwisata Belu Menggeliat

Pemkab Kupang Studi Banding di Belu, Jap: Pariwisata Belu Menggeliat

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang melakukan studi banding Pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Belu.

Kehadiran tim studi banding Pemkab Kupang di Kabupaten Belu yang direkomendasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) itu lantaran pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Belu cukup maju sehingga menjadi incaran daerah lain untuk melakukan studi banding.

Demikian Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pariwisata Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/12/2019).

“Kalau mau belajar pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, datanglah ke Belu karena pariwisatanya cukup menggeliat pada dua tahun terakhir,” kata Jap begitu akrab dikenal.

Baca Juga  AKD DPRD Belu, Benny Manek Pimpin Komisi I

Menurut Jap yang juga menjabat Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Belu itu, perkembangan dan kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Belu didukung dengan adanya peraturan daerah dan anggaran sehingga pariwisata dan ekonomi kreatif cukup menggeliat saat ini.

Sementara itu, Ketua Tim Studi Banding Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang, Clifford Kedoh mengatakan kehadiran timnya di Kabupaten Belu dalam rangka melakukan studi banding berdasarkan rekomendasi Bekraf Jakarta.

Baca Juga  Kerjakan Proyek 13 Milyar Tak Selesai, PT Kurnia Mulia Mandiri Terancam di PHK

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam studi banding yakni pengembangan ekonomi kreatif.

“Kita ingin cari tahu bagaimana kerja sama Pemkab Belu dengan Bekraf Pusat. Hal lain, bagaimana pola penganggaran pengembangan ekonomi melalui APBD Kabupaten Belu,” kata Clifford.

Dikatakan, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Belu cukup baik. Ini ditandai dengan adanya pelaku ekonomi kreatif seperti Kelompok Ekonomi Kreatif, Ega Modiste.

Kelompok ini bergerak di bidang fashion dan cukup berkembang setelah memperoleh pendidikan formal. Bahkan Ega Modista telah menjadi motivator bagi kelompok-kelompok lain.

Baca Juga  Kades Nanaet Main Judi BG dan Tuding Oknum Anggota Brimob Aniaya Warganya

Kelompok ini sudah memiliki penghasilan tetap karena omzet yang diperoleh setiap bulan sebesar Rp 1 juta.

Pelaku ekonomi kreatif Ega Modista sudah tampil pada beberapa iven fashion show baik tingkat provinsi maupun pusat yakni Jakarta Fashion Week 2019 dan Road to Festival Fulan Fehan belum lama ini.

[A-01/Gin]

97

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: