Mensos RI Resmikan Komunitas Adat Terpencil di Belu

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Kasubdit KAK Direktorat Program PKAT Kementerian Sosial RI, La Ode Taufik Nuryadin mewakili Menteri Sosial RI meresmikan Lokasi Etalase Pemberdayaan Komunitas adat terpencil di Dusun Kaen Fatubesi, Desa Maudemu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu. Kamis (12/12/2019).

Dalam sambutannya, La Ode Taufin Nuryadin meminta kepada masyarakat elatase KAT agar senantiasa menjaga kekhasan dan nilai ekslusif agar menjadi contoh bagi masyarakat komunitas adat lainnya dalam menjaga nilai warisan budaya lokal.

Menurut La Ode, KAT Kaen Fatubesi sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan letaknya sebagai Beranda Negara telah mendapat perhatian serius dari pemerintah dengan berbagai intervensi program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan.

Baca Juga  Cerita Sedih Bupati Belu, Pasien DBD Meninggal di Depan Mata

“KAT Kaen Fatubesi telah mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat sejak tahun 2015 lalu dan telah mendapat pendampingan selama 3 tahun lamanya dan kini telah menyentuh sebanyak 75 KK dengan pemberian bantuan sosial dasar melalui berbagai bantauan pemerintah, setelah melewati 3 tahun maka akan beralih menjadi tanggungjawab pemerintah daerah dalam pengelolaannya melalui intervensi APBD II,” ungkap La Ode.

Pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga nilai kekhasan dan tetap eksis sebagai KAT dengan menjaga kelestarian dan nilai-nilai luhur dan memberikan warna berbeda dalam mewarnai keberagaman NKRI.

Baca Juga  Ternyata Anggaran untuk Pengadaan Maek Bako di Belu Hampir 4 M

Kedepan, pihaknya akan memperjuangkan untuk penambahan jumlah KAT di wilayah Kabupaten Belu agar kehidupan masyarakat berubah menjadi lebih baik dan kesejahteraan meningkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Sabina Bere Mau menjelaskan Program KAT Kaen Fatubesi telah dilaksanakan sejak tahun 2015 melalui program pelayanan sosial dasar bagi 75 KK antara lain pembangunan 75 unit rumah, pemberian jaminan hidup selama 3 tahun melalui bantuan PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau Beras Sejahtera (Rastra).

Selain perhatian Kemensos, lanjut Sabina, pihak Indomaret melalui dana CSR pengumpulan uang dan barang melalui program keserasian sosial menyalurkan bantuan untuk pembangunan kapela di Dusun Kaen Fatubesi, serta CSR dari MNC Grup berupa bantuan Pembangunan Balai Multi fungsi yang proses pembangunannya sementara berjalan sejak tahun 2017 lalu.

Baca Juga  Bupati Belu Teken Revisi SK 204 Teko Guru

Kedepan pihaknya telah merencanakan untul pengembangan kawasan elatase KAT melalui pemasangan jaringan instalasi listrik dan air yang dapat menunjang kehidupan Komunitas masyarakat adat setempat.

[A-01/Gin]

29

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: