Kenang Ditinggal Ibunda, Bupati Lay: “Surga Benar Ada di Telapak Kaki Ibu”

ATAMBUA, Gerbang-NTT. Com – Bupati Belu, Willybrodus Lay menyebut “surga benar-benar ada di telapak kaki ibu”.

Sudah menjadi kewajiban setiap kita untuk tunduk dan memuliakan seorang ibu. Pasalnya, ibu rela menanggung beban, lebih besar jasa dan kasih sayangnya terhadap anak. Bupati Lay begitu akrab dikenal mengaku merasakan itu saat ditinggal ibundanya (meninggal).

“Surga itu hanya di bawah telapak kaki Ibu. ini bukan slogan tapi benar-benar ada. Saya merasakan itu pada saat saya ditinggal pergi mama tercinta,” kenang Bupati Lay dalam sambutannya saat hadir pada acara pengukuhan pengurus daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Belu masa bhakti 2018-2023 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (16/11/2019).

Bupati Lay menuturkan, jasa, pengorbanan dan kasih sayang yang besar dari seorang ibu dengan mendidik anak-anak agar kelak menjadi orang yang berguna adalah wujud dari surga yang sesungguhnya.

Baca Juga  Respon Kapolres Belu dan Tokoh Agama Terkait Undangan Judi Sabung Ayam Jelang Natal

“Ibu yang sering memberikan pengetahuan kepada anak hingga suatu kelak akan berguna, itu adalah surga yang sesungguhnya,” ungkap Bupati.

Ia mengajak dan mengimbau untuk setiap kita menghargai dan menghormati seorang ibu.

Di akhir sambutannya, kepada ibu-ibu pengurus daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Belu, Bupati Lay berharap semoga ibu-ibu dapat menjalankan tugas, fungsi dan tanggungjawab sebagai wadah pendamping anak terutama anak usia kerja produktif untuk selalu mengasah ketrampilan mereka sehingga dapat memberikan sumbangsih untuk membangun Kabupaten Belu.

“Ibu-ibu yang dikukuhkan pada hari ini adalah ibu-ibu yang sangat luar biasa, semoga dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik dan selalu bekerja bersama-sama dan sukses selalu dimasa yang akan datang,” ujar Bupati Lay.

Sebelumnya, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim Provinsi Nusa Tenggara Timur, Hj. Rosmini S. Wongso dalam sambutanya mengatakan pegukuhan Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Belu merupakan keharusan dan kebutuhan organisasi guna turut membangun peradaban masyarakat.

Baca Juga  PSHT Deklarasi Dukung TNI-Polri Wujudkan Kamtibmas Sukseskan Pilkada Belu

Hadirnya Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Belu kata Rosmini, untuk memberi andil pendampingan yang sudah menjadi kodrat, sebagaimana sumpah setianya Ibunda Hawa kepada sang Suaminya Adam di surga tempo dulu.

“Kepada kita kaum Hawa (kaum ibu), tangkaplah sinyal benang merah ini untuk mengejawantahkan dalam tugas dan tanggung jawab dengan peran pendamping. Bergandeng tanganlah dengan kaum Bapak terutama di Lembaga Pemerintahan maupun Lembaga-lembaga Swasta, khususnya sesama Organisasi Wanita untuk menciptakan lapangan kerja, berupa industri rumahan, bisa menampung tenaga kerja, sehingga anak-anak tenaga kerja yang produktif tidak lagi keluar daerah dan keluar negeri,” ungkapnya.

Oleh karena itu tambah Rosmini, kepada lbu-ibu Majelis Taklim khususnya pengurus BKMT Kabupaten Belu bisa memberikan peran pendamping, khususnya kepada anak-anak usia kerja produktif untuk selalu mengasah ketrampilan mereka.

Baca Juga  Pemkab Kupang Studi Banding di Belu, Jap: Pariwisata Belu Menggeliat

“Sedikit apapun peran yang kita berikan, menjadi sumbangsi untuk pembangunan peradaban manusia, dan wujud kerinduan tentang masa depan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pengukuhan pengurus daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Belu masa bhakti 2018-2023 mengusung tema ”Aljannah 1 Tahta Minummahati-Surga berada di bawa telapak kaki ibu”.

Turut hadir, Ketua Pengadilam Agama Kabupaten Belu, Moh. Rizky, Para Mubaligh Ustaz se-Kabupaten Belu, Ketua Organisasi Wanita Lintas Agama, Para Penyuluh Non PNS Agama Islam dan undangan lainnya.

[g-ntt/mp]

43

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: