Ini Rincian Anggaran Penanganan Covid-19 di Belu  

Ini Rincian Anggaran Penanganan Covid-19 di Belu  

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur mengalokasikan dana senilai Rp 15.156.328 353 untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Belu.

Plt. Sekda Belu, Marsel Mau Meta menjelaskan sumber anggaran penanganan Covid-19 bersumber dari anggaran pembebasan lahan Bendungan Welikis senilai Rp 10 miliar, anggaran perluasan Bandara Haliwen Rp 1.480.500.000, pengadaan videotrone di Bapenda sebesar Rp 381.503.209, anggaran DAK RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua Rp 2.560.213.036, pemangkasan DAK pada Dinas Kesehatan Rp 241.399.211, anggaran kegiatan non-DAK Dinkes Rp 482.212.503.900, serta anggaran pengadaan fasilitas Satpol PP Rp 110.500.000.

Baca Juga  Bupati Belu Teken Revisi SK 204 Teko Guru

Marsel menegaskan pemangkasan anggaran senilai Rp 15,1 milyar tersebut di luar dari perintah Gubernur NTT untuk mempersiapkan dana sebesar Rp 13 milyar untuk Penanganan dampak sosial ekonomi masyarakat akibat Covid-19.

“Kami melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 sesuai dengan perintah dari Pemerintah Pusat untuk mengalokasikan anggaran melalui rasionalisasi anggaran pada program kegiatan yang pelaksanaannya dapat ditunda, sehingga akan ada banyak program kegiatan  yang tidak dapat dilaksanakan tahun ini,” ungkap Marsel seperti dilansir victorynews, Rabu (01/04/2020).

Baca Juga  Bupati Lay: TMMD Program TNI Percepat Pembangunan di Daerah Perbatasan

Sedangkan terkait dana penanganan dampak sosial ekonomi masyarakat sebesar Rp 13 miliar sesuai perintah Gubernur NTT, Pemkab Belu akan mencari sumber lain termasuk memangkas anggaran dari sejumlah program kerja pada OPD yang pelaksanaannya dapat ditunda pada tahun depan termasuk biaya perjalanan dinas.

Terkait dengan anggaran perjalanan dinas, Marsel mengungkapkan pihaknya akan melakukan rekapan untuk estimasi anggaran sesuai dengan perintah Gubernur NTT yang telah melakukan moratorium perjalanan dinas ke luar daerah bagi semua ASN.

Baca Juga  Perintah Lisan, Timor Leste Tutup Pintu Perbatasan, WNI Hendak Melintas Tertahan

“Apabila semua alokasi anggarannya telah maksimal dan tidak mampu lagi lakukan pergeseran anggaran maka Pemkab Belu akan bersurat resmi kepada DPRD terkait rasionalisasi anggaran penanganan Covid-19 sesuai perintah dari Pemerintah Pusat,” tambahnya.

[A-01/Gin/Victorynews.id]

91

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: