Hentikan Puluhan Perangkat Sepihak, Kades Silawan Diadukan ke DPRD Belu

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Puluhan warga Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu mendatangi dan mengadukan Kepala Desa (Kades) Silawan, Fernandes Kali ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Belu, Senin (13/01/2020).

Puluhan warga yang merupakan 53 orang perangkat Desa Silawan baik Ketua RT, Ketua RW, Kepala Dusun dan Kaur Desa itu mengadu lantaran mereka diberhentikan secara sepihak oleh Kades Fernandes setelah Kades Fernandes terpilih, dilantik dan menjabat Kades Silawan beberapa waktu lalu.

Pantauan media, puluhan perwakilan warga (mantan aparat desa-red) yang mendatangi gedung DPRD diterima Anggota DPRD Belu, Aprianus Hale, Dewi Ballo, Bene Halle dan Yosef Haleserens.

Baca Juga  Mengenal Benny Manek dan Kiprahnya di Parlemen Belu

Mereka mengadu terkait dengan pemberhentian sebanyak 53 orang perangkat Desa secara sepihak oleh Kades Fernandes Kali beberapa waktu lalu.

Di hadapan Anggota DPRD Belu, mereka mengaku tidak puas dengan keputusan sepihak Kades yang memberhentikan 53 perangkat Desa tersebut.

Menurut warga, pemberhentian sejumlah perangkat desa itu dilakukan sepihak tanpa satu alasan yang pasti, selain itu tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 67 tahun 2017.

Baca Juga  Usut Maek Bako, GMNI dan Ratusan Pemuda Belu Akan Gelar Aksi Damai

Tidak saja itu, warga juga mengadukan Kades karena merekayasa kewenangan BPD, melayani masyarakat tebang pilih atau utamakan tim sukses dan 53 orang mantan perangkat digantikan dengan tim sukses.

Adapun 53 aparat perangkat Desa Silawan yang diganti berdasarkan SK Kades No 1/SK/I/2020 tertanggal 3 Januari 2020 diantaranya, 27 Ketua RT, 10 Ketua RW, 10 Kepala Dusun, 6 orang Kaur dan Kasi dalam struktur Pemerintah Desa Silawan.

Menanggapi pengaduan warga, Anggota DPRD Belu Aprianus Hale menegaskan bahwa aspirasi warga ini akan disampaikan ke pimpinan Komisi I untuk melakukan klarifikasi bersama pihak Kades, Kecamatan dan Dinas terkait.

Baca Juga  Lagi, Golkar Gencar Cegah Covid-19 di Belu dengan Bagi Masker Gratis

“Kita sampaikan ke Komisi I dan dalam satu dua hari kedepan akan undang pihak-pihak terkait untuk klarifikasi bersama masalahnya,” pungkas Apri.

Terpisah, Kepala Desa Silawan, Fernandes Kali belum berhasil dihubungi.

[A-01/Gin]

92

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: