Guru Teko Ancam Duduki Kantor Dinas P dan K Belu

Guru Teko Ancam Duduki Kantor Dinas P dan K Belu

Atambua, gerbangindonews. Com – Puluhan guru teko menggelar aksi damai di kantor DPRD Belu, Senin (18/11/2019).

Aksi para guru itu mendesak Bupati Belu, Willybrodus Lay untuk segera menyelesaikan polemik SK pengangkatan 204 Teko Guru di Kabupaten Belu.

Aksi para guru teko yang tergabung dalam Forum Solidaritas Guru Peduli Demokrasi itu mengancam akan menduduki Dinas Pendidikan dan kebudayaan apabila polemik pengangkat Teko Guru melalui SK Bupati Belu tidak segera diselesaikan.

Baca Juga  Veteran Pimpinan Stef Atok di Belu Resmi dan Sah Secara Hukum

Hal ini tertuang dalam salah satu pernyataan sikap yang dibacakan Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Adrianus Mali saat orasi di pintu gerbang kantor DPRD Belu.

“Apabila tidak ada proses penyelesaian kami akan menduduki Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” tandas Adrianus.

Selain itu, ada empat tuntutan lain yang menjadi desakan dari para guru teko tersebut di antaranya; Mendesak bupati belu agar segera merealisasi SK tenaga Kontrak, Mendesak Bupati Belu agar segera merealisasikan 2 SK yang sudah diterbitkan, Mendesak DPRD Kabupaten Belu segera menghadirkan Bupati, Kadis pendidikan dan kebudayaan serta Inspektorat untuk mempertanggungjawabkan proses penerbitan SK Tenaga Kontarak dan Mendesak DPRD Kabupaten Belu agar meminta hasil Verifikasi yang dikeluarkan oleh inspektorat terkait dengan tenaga kontrak.

Baca Juga  Bupati Belu Tinjau Cartdrige Mesin TCM Covid-19 di RSUD Atambua

Setelah membacakan pernyataan sikap, korlap dan para guru dipersilakan masuk dan berdialog dengan Bupati Belu, Willybrodus Lay, Ketua DPRD Belu, Wakil Ketua DPRD Belu dan anggota DPRD Belu bersama Kadis P dan K, Kaban Inspektorat di ruang kerja Ketua DPRD Belu.

Baca Juga  Diduga Salah Gunakan ADD, Kades Maudemu Diadukan ke DPRD Belu

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung.

[gin/mp]

430

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: