Dwika Group Berikan Sembako dan THR ke Karyawan yang Dirumahkan

Dwika Group Berikan Sembako dan THR ke Karyawan yang Dirumahkan

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Dwika Group yang menaungi beberapa perusahaan diantaranya Dwika Travel, Radio Favorit dan 4 Cabang RX Relaxology di NTT, tetap memberikan sembako kepada para karyarawan yang dirumahkan akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain sembako, meski dirumahkan atau tak bekerja, karyawan Dwika Group juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Demikian Pimpinan juga Pemilik Dwika Group, Dwiyan Hamka kepada media ini ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Minggu (17/05/2020) malam.

Baca Juga  Esok, LPMTI dan Kodim Belu Gelar Seminar Keutuhan NKRI

Menurut Iyan begitu akrab dikenal, pihaknya tetap memberikan sembako dan THR kepada karyawan lantaran para karyawan ini yang merasakan langsung dampak Covid-19.

“Hari ini di atambua kami berikan kepada 15 orang, dan kami langsung mengantarkannya ke rumah masing – masing. Selanjutanya di Kupang dan Maumere. Saat ini ada kurang lebih 60 orang yang merupakan Tenaga lepas yang bekerja, yang sedang di rumahakan karna kami Penutupan Usaha akibat Covid-19,” kata Iyan.

Baca Juga  Beredar 8 Nama Jelang Seleksi Sekda Belu, Siapa Saja?

Pengusaha muda sukses yang juga menjabat Ketua HIPMI Kabupaten Belu ini menegaskan, sembako dan THR yang diberikan juga sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kasih bersama para karyawan ditengah Pandemi Covid-19.

“Iya ini juga sebagai bentuk berbagi antara sesama di saat situasi Covid-19 yang sangat berpengaruh terhadap penghasilan mereka.
Dirumahkan tak berarti Terlupakan, mungkin ini kata-kata yang cocok buat pekerja kita yang di rumahkan. Sayangnya pekerjaan ini tak bisa di arahkan untuk WFH (work from home) karna kami usaha jasa yang langsung interaksi bersama customer,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Minta Pemda Belu Antisipasi Rawan Pangan dengan Cara Ini

Ia berharap situasi darurat Covid-19 ini cepat berlalu sehingga perusahaan Dwika Group dapat beroperasi kembali dan para karyawan yang dirumahkan dapat beraktivitas atau kembali bekerja seperti biasa.

[A-01/Gin]

48

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: