Doni Monardo: Daerah yang Belum Ada Kasus Corona Jangan Diam Saja

JAKARTA, Gerbangindonews. Com – Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Letnan Jenderal Doni Monardo meminta daerah yang belum ada kasus penularan virus Corona segera menyusun rencana aksi.

“Daerah yang merasa belum ada kasus diharapkan tidak tinggal diam, tapi segera menyusun rencana aksi,” kata Doni dalam konferensi pers yang ditayangkan di TVRI, Minggu, (22/03/2020) yang dikutip tempo.co.

Doni mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan mendukung penuh kebutuhan di daerah. Dengan adanya peningkatan jumlah masyarakat yang positif Corona, prioritas pemerintah saat ini mengoptimalkan semua sumber daya.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif 142/KJ Bersama Warga Bangun Bendungan

Dengan demikian, kata Doni, seluruh kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19, seperti gubernur, bupati, wali kota, degan wakilnya dari unsur-unsur TNI dan Polri, harus bisa melakukan perencanaan dengan baik.

“Mana rumah sakit pusat di daerah miliknya, TNI Polri, BUMN, untuk segera dioptimalisasi untuk segera mungkin disiapkan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Di RSUD Atambua, Pasien DBD Terus Meningkat, 2 Meninggal

Selain itu, Doni juga mengharapkan seluruh partisipasi publik berbasis komunitas dalam penanganan Covid-19. Publik bisa menyiapkan logistik untuk tenaga kesehatan, dokter, perawat, termasuk mobilisasi tenaga relawan untuk kepentingan medis.

“Segenap bangsa bisa gotong royong, saling bahu membahu, hentikan segala polemik berhubungan dengan status, seperti lockdown,” katanya.

Menurut Doni, yang diperlukan saat ini untuk mengatasi wabah virus Corona adalah kedisiplinan masyarakat untuk menjaga jarak dan pembatasan interaksi sosial.

Baca Juga  Pertemuan Bersama Wartawan, Presiden Jokowi: Rakyat Sudah Pintar Memilih

“Dilarang berkumpul. Tolong dipatuhi. Tanpa mematuhi ini maka semakin banyak masyarakat terpapar. Kita bisa selamat, sehat, apabila kita bisa berdisiplin,” pungkasnya.

[A-01/Gin/Tempo.co]

24

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: