Dikeluhkan Jalan Rusak, Kadis PUPR Belu Langsung Terjun Lokasi

Dikeluhkan Jalan Rusak, Kadis PUPR Belu Langsung Terjun Lokasi

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belu, Vincent K. Laka langsung terjun ke lokasi untuk memantau secara langsung ruas Jalan Adisucipto-TMP Seroja yang berlubang dan mengalami genangan air di beberapa titik.

Respon cepat Kadis Eng begitu akrab dikenal yang juga baru dilantik (Perubuhan Nomenklatur Dinas PU) itu lantaran adanya keluhan warga net di Medsos, Sabtu (04/01/2020) siang.

Kadis PUPR, Vincent K. Laka kepada gerbangindonews.com mengatakan, pihaknya akan segera menangani sejumlah titik kerusakan (berlubang) jalan Adisucipto-TMP Seroja di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua tersebut.

Baca Juga  Update: ODP di Belu Tambah 8 Menjadi 39 Orang

“Kita sudah ke lokasi, untuk penanganan sementara terhadap kondisi jalan ini, Dinas PUPR akan melakukan penambalan lubang-lubang ini dengan material asbuton CPHMA yang tersedia,” kata Kadis Eng melalui pesan WhatsAppnya, Senin (06/01/2020).

Dijelaskan Kadis, jalan yang rusak itu merupakan jalur utama menuju Bandara A. A. Bere Tallo. Ruas jalan ini juga menghubungkan Kota Atambua dengan beberapa wilayah perbatasan seperti Haliwen, Salore, Silawan dan juga PLBN Motaain.

Baca Juga  Berkurang 55, ODP di Belu Hari Ini 13 Orang

“Peran ruas jalan ini sangat penting dan strateguis, jadi rehabilitasi dan perbaikan dan peningkatan terhadap jalan ini sangat urgent untuk dilaksanakan,” sebut Eng.

Menurutnya, kondisi lebar existing Ruas Jalan Adisucipto saat ini berkisar 7-9 m dengan kondisi jalan yang berlubang di beberapa titik.

Pemerintah Daerah Kabupaten Belu tambah Kadis PUPR berencana akan melakukan pelebaran jalan ini sampai dengan 12–14 m. Namun, upaya realisasi rencana tersebut masih terkendala pembebasan lahan milik masyarakat.

Baca Juga  8.640 Berkas Dukungan Balon Viva Mateke Tidak Memenuhi Syarat

“Oleh karena itu, pada tahun 2019 Pemerintah Daerah Belu melalui Dinas PUPR telah melakukan Study Appraisal sebagai dasar untuk menentukan nilai tanah masyarakat yang terkena dampak pelebaran jalan ini. Jika tidak ada aral melintang, pada tahun 2020 ini pembangunan ruas jalan ini dapat segera dimulai,” pungkasnya.

[A-01/Gin]

66

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: