Diduga Gelapkan Uang Nasabah, Polisi Bekuk Karyawan Koperasi Gilang Gemilang

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Tim Buser Polres Belu dibawah kepemimpinan Kanit Buser, Filomeno Soares membekuk salah satu oknum karyawan Koperasi Gilang Gemilang (GG) berinisial Jerfi Banunaet alias JB di Atambua karena diduga telah menggelapkan ratusan juta uang milik nasabah.

Oknum karyawan Koperasi GG yang merupakan mitra Bank Bukopin itu dibekuk pihak Buser Polres Belu saat menerima laporan salah satu nasabah yang menjadi korban, Selasa (10/12/2019) siang.

Pelaku JB dibekuk di rumah nasabah yang adalah korban, Antonio Delima Morais (Purnawirawan TNI-AD) di Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Pelaku langsung digelandang ke Mapolres Belu untuk dimintai keterangan.

Nasabah yang adalah korban, Antonio Delima Morais, warga RT 01, RW 01 Dusun Lalosuk itu mengaku, uang miliknya yang diduga digelapkan pelaku sebanyak 121juta.

Baca Juga  Warga Belu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa, Polisi: Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan

Morais mengaku, modus pelaku untuk menggelapkan uang ratusan juta miliknya itu dilakukan saat ia mengajukan pinjaman (kredit) di Koperasi GG tempat pelaku bekerja sejak Juli 2019 lalu.

Saat itu, dirinya mengajukan kredit sebesar 160juta. Saat pencairan, pelaku hanya menyerahkan uang 39juta dengan alasan potongan administrasi 21juta dan 100juta harus disimpan kembali atau deposit di Koperasi GG.

“Saya hanya bawa pulang uang ke rumah itu 39juta saja. Karena potong untuk adimistrasi 21juta. 100juta itu katanya harus simpan kembali (deposit),” ungkap Morais.

Selanjutnya jelas Morais, sejak bulan Juli hingga bulan Desember ini (kemarin) dirinya berkali-kali menghubungi pelaku by phone namu tidak direspon.

Baca Juga  Dandim Nugroho: Sebagai Anak Bangsa di Perbatasan, Wajib Menjaga NKRI

Korban merasa khawatir dan curiga, korban mendatangi kantor pelaku namun informasi dari salah satu karyawan bahwa pelaku sudah dinonjobkan.

Akhirnya, korbanpun memancing pelaku dengan mengirim pesan singkat dengan alasan meminta pelaku datang untuk mengambil lagi uang milik korban sebesar 30juta untuk didoposit.

Pelakupun datang, saat pelaku tiba di rumahnya, dirinya langsung meminta tolong ke tetangga dan melaporkan ke pihak Kepolisian Resort Belu untuk mengamankan pelaku.

Polisipun merespon laporan korban dan melalui Unit Buser Polres Belu langsung membekuk pelaku di rumah korban.

Saat ini, pelaku sudah diamankan pihak Kepolisian dan masih dimintai keterangan.

Baca Juga  Bupati Lay: TMMD Program TNI Percepat Pembangunan di Daerah Perbatasan

Kapolres Belu, AKBP Cliffry S. Lapian melalui Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku yang merupakan karyawan Koperasi GG itu.

Pihaknya jelas Kasat Siregar masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan korban.

“Iya, nanti kita sampaikan hasilnya ya,” kata Kasat Reskrim.

Informasi yang dihimpun, diduga pelaku tidak saja menggelapkan uang miliki korban Antonio Delima Morais tetapi masih ada korban lain.

Diperkirakan, total dana yang digelapkan pelaku mencapai kurang lebih 500juta.

[gin-mp]

218

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: