Belu Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Kepala Ombudusman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Darius Beda Daton, mengemukakan Kabupaten Belu berhasil meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan tingkat kepatutan standar pelayanan publik yang tinggi dari Ombudsman Republik Indonesia untuk tahun 2019.

“Dari 13 kabupaten di NTT yang disurvei pada 2019, hanya Belu yang meraih penghargaan tingkat kepatuhan standar pelayanan publik yang tinggi dari Ombudsman RI ini,” katanya seperti dilansir ANTARA, Rabu (27/11/2019).

Ketika dihubungi, Darius mengaku sedang berada di Jakarta bersama dengan Bupati Belu, Wilybrodus Lay dan jajarannya yang menghadiri acara penganugerahan predikat kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2019 yang digelar hari ini Rabu (27/11/2019).

Baca Juga  Maju Wabup Bersama Agus Taolin, Marsi Loe Siap Mundur

Acara tersebut dibuka Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, dan dihadiri pula Menteri Luar Negeri, Menteri Agama, Ketua Komisi II DPR RI, serta para kepala daerah yang turut mendapat penghargaan.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Belu sebagai satu-satunya dari NTT yang turut mendapat penghargaan kepatuhan pelayanan publik dari Ombudman RI ini,” katanya.

Baca Juga  AJI: Musuh Kebebasan Pers Adalah Polisi

Darius mengatakan, dalam kesempatan itu, dia juga mengajak Kepala DPMPTSP Kabupaten Belu untuk mengunjungi Mall Pelayanan Publik DKI Jakarta.

Di mall tersebut, semua instansi pelayanan publik baik vertikal maupun daerah disatukan dalam satu tempat sehingga sangat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai jenis layanan publik yang dibutuhkan dari pemerintah.

Dia mengatakan, Kabupaten Belu merupakan satu-satunya daerah di NTT yang memiliki fasilitas pelayanan publik serupa yakni Plaza Pelayanan Publik Atambua.

Baca Juga  SK 204 Teko Guru Sudah Diserahkan, Tunjangan Segera Dibayar

“Karena itu saya ajak untuk melihat langsung agar plaza pelayanan publik di Belu terus mengalami penyempurnaan sehingga menjadi tempat belajar juga bagi pemerintah daerah lainnya di NTT,” katanya.

Terpisah, Bupati Belu Willybrodus Lay belum berhasil dihubungi.

[gin/AntaraNTT]

188

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: