Awal Tahun, 240 Pejabat Lingkup Pemkab Belu Dimutasi

ATAMBUA, Gerbangindonews. Com – Gerbong mutasi pejabat lingkup Pemkab Belu kembali digulirkan Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan di awal tahun 2020 dan menjelang masa akhir jabatan dalam menahkodai Kabupaten Belu.

Tercatat, hari ini Sabtu (04/12/2020) betempat di Gedung Wanita Betelalenok, dipimpin Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan melantik dan mengambil sumpah 240 pejabat lingkup Pemkab Belu.

Mutasi 240 pejabat baik eselon II, III dan IV itu ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan di gedung Betelalenok Atambua, Sabtu (04/01/2020).

Adapun pejabat eselon II yang dilantik yakni, Kadispora Ferdinandus Bone Bone, Kadis Pariwisata Edy Bere Mau dan Kepala BPBD Baltasar Bouk.
Ketiga pejabat ini dilantik untuk mengisi jabatan yang kosong.

Selain promosi ketiga pejabat tesebut, ada rotasi di eselon II yakni, Kadis Kesehatan ditempati dr. Joice Manek, Kadis Perikanan Imelda Lotuk, Kadis Perbatasan Embang Bela, Kadis KB Egidius Nurak dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Theresia Saik.

Baca Juga  Kapolres Cliffry Bangun Sinergitas Wujudkan Perbatasan Aman dan Kondusif

Sedangkan Kadis PUPR Vincent K. Laka serta Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Gerardus Mbulu juga ikut dilantik karena terjadi merger dinas.

Selain itu, pejabat esalon III yang ikut dimutasi yakni, Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Mely Loe Mau dan Kabag Pembangunan Yulita Kali Mau dan Camat Lamaknen Rony Mau Luma, Camat Raihat Arter Rinmalae, Camat Atambua Selatan Silvi Amaral, Camat Kakuluk Mesak Amandus Linci dan Camat Tasifeto Barat Vinsen Bere.

Di samping itu, ada sejumlah Sekretaris, Kabid dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam).

Sementara, untuk pejabat eselon IV, terdapat sejumlah Lurah di antaranya, Lurah Rinbesi Viana Tae, Lurah Berdao Fernando Mau Luan, Lurah Lidak Ludovikus Laku dan sejumlah Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kasubit.

Baca Juga  Pesan Bupati Dua Periode Joachim Lopez Jelang Pilkada Belu 2020

Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan dalam sambutannya mengatakan, pelantikan dalam jumlah banyak ini dilakukan karena ada penyesuaian nomenklatur. Untuk itu kepada pejabat yang dilantik tidak perlu bertanya-tanya.

Kepada pejabat yang dilantik, Ose Luan menegaskan agar setia dan taat pada etika. Kesetiaan seorang ASN hanya pada Negara, Pancasila, UUD dan Bhineka Tunggal Ika. Empat pilar ini harus selalu diperjuangkan dipertahanakn sedangkan loyalitas, ketaatan dan kepatuhan kepada pimpinan.

“Sebagai Aparatur Sipil Negara atau ASN, kesetian hanya pada Negara, Pancasila, UUD dan Bhineka Tunggal Ika. Ini empat pilar yang harus selalu diperjuangkan dipertahanakan. Sedangkan loyalitas, ketaatan dan kepatuhan kepada pimpinan”, tegas Ose Luan.

Mantan Sekda Belu itu menuturkan, sebagai orang yang menerima kepercayaan diharapkan jangan kasak kusut karena dipindah sana-sini. Juga tidak perlu panik. Sumpah dilakukan dan jabatan sudah diterima. Untuk itu, terimalah kepercayaan tersebut dan jalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga  Pertama di NTT, Incenerator Milik RSUD Atambua Kantongi Izin dan Segera Beroperasi

Seorang ASN tambah Wabup adalah abdi negara dan abdi masyarakat bukan mengabdi kepada bupati, wakil bupati atau kepada sekda.

Kemudian, OPD, Dinas dan Badan bukan milik pejabat yang dilantik tetapi itu milik pemerintah yang buat untuk melayani masyarakat. Sedangkan loyalitas tetap kepada pimpinan dan hal itu harus ditegakkan.

“OPD, Dinas Badan itu bukan milik anda. Itu milik pemerintah. Organisasi yang dibuat untuk melayani kepada masyarakat bukan pada kami. Tapi loyalitas pada kami. Dan ini harus ditegakan”, tutup Ose Luan.

[A-01/Gin]

36

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: