5 Tradisi Unik Paskah di Berbagai Negara

5 Tradisi Unik Paskah di Berbagai Negara

Gerbangindonews. Com – Ada berbagai cara yang dipilih masyarakat dunia untuk merayakan Paskah.

Selain berbagai pernik yang dapat ditemui dalam perayaan Paskah, tidak jarang ditemukan tradisi-tradisi unik di berbagai negara pada cara perayaan Paskah mereka.

Beberapa tradisi tersebut memiliki latar belakang atau sejarahnya tersendiri di setiap negara.

Dilansir kompas.com dari BBC, berikut adalah sejumlah tradisi unik perayaan Paskah di berbagai negara di dunia:

1. Yunani

Di Pulau Corfu, Yunani, masyarakat melemparkan pot-pot tua ke jalanan dari jendela rumah mereka pada pagi hari.

Tradisi ini diperkirakan ditiru dari orang-orang Italia.

Perbedaannya, di Italia, orang-orang membuang harta benda yang dimiliki mereka.

Baca Juga  Koalisi Bubar, PM Timor Leste Mengundurkan Diri

2. Ukraina

Berbeda lagi dengan tradisi perayaan Paskah di Ukraina.

Di negara ini, orang-orang saling mengguyur satu sama lain dengan menggunakan air di hari Senin Paskah.

Oleh karena itu, tradisi ini sering disebut sebagai “Senin Basah” atau “Wet Monday”.

Selain di Ukraina, tradisi serupa juga dapat ditemui di negara-negara lain seperti Polandia.

3. Perancis

Di sebuah kota kecil di selatan Perancis, orang-orang berkumpul setiap Senin Paskah untuk membagikan sebuah omelet yang sangat besar.

Untuk membuat omelet ini, sekitar 15.000 telur digunakan.

Baca Juga  COVID 19: Timor Leste Umumkan Kasus Pertama, NTT Sudah 92 Warga Masuk ODP

Omelet tersebut berukuran cukup besar sehingga dapat digunakan untuk memberi makan ribuan orang.

Legenda yang tersebar mengatakan bahwa tradisi ini berawal dari Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte yang menyukai omelet tersebut.

Saat itu, ia meminta dibuatkan satu omelet besar untuknya dan para prajurit. Dari situlah tradisi ini berawal.

4. AS

Di AS, tradisi Paskah juga dilakukan dengan cukup unik.

Setiap tahun, diadakan acara menggelindingkan telur di halaman Gedung Putih.

Tradisi ini telah dilakukan sejak tahun 1878 ketika Presiden Rutherford B Hayes masih memerintah.

Acara tersebut dilaksanakan setiap Senin Paskah. Biasanya, istri presiden atau First Lady menjadi pihak yang bertanggungjawab untuk menjalankan acara ini.

Baca Juga  COVID 19: Timor Leste Umumkan Kasus Pertama, NTT Sudah 92 Warga Masuk ODP

5. Eropa Utara

Tradisi unik juga ditunjukkan di beberapa bagian Skandinavia, di mana anak-anak memakai kostum saat Paskah.

Pemakaian kostum ini hampir seperti tradisi Halloween. Anak-anak memakai riasan wajah, penutup kepala, hingga membawa ranting dengan bulu sebagai bagian dari tradisi.

Kemudian, mereka pergi ke jalan dan meminta cokelat.

[A-01/Gin]

58

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: